Atl Tico Di Anfield menjadi salah satu perhatian utama dalam pembahasan ini. Atlético di Anfield memulai kampanye Liga Champions mereka saat harus menghadapi Liverpool pada Rabu malam pukul 21:00. Pertandingan ini menjadi titik awal perjuangan tim asuhan Diego Pablo ‘Cholo’ Simeone untuk kembali ke panggung besar Eropa.

Kemenangan di Anfield tak hanya penting untuk koleksi poin grup: buat Atlético hasil positif akan membantu meredam kritik setelah kekalahan telak dari Athletic Club di San Mamés, sekaligus menjaga impian mencapai final yang musim ini dijadwalkan berlangsung di Metropolitano.
Atl Tico Di Anfield dalam Sorotan
Anfield menyimpan kenangan manis bagi skuat rojiblancos. Meski pertemuan terakhir antara kedua tim pada pembukaan fase grup musim lalu berakhir dengan gol telat Virgil van Dijk yang memberi Liverpool kemenangan, sejarah yang lebih panjang menunjukkan momen-momen gemilang bagi Atlético.
Salah satu kenangan paling diingat terjadi pada duel sebelum pandemi COVID-19 ketika Atlético melangkah ke perempat final usai menyingkirkan Liverpool secara dramatis. Setelah menang 1-0 di leg pertama, Atlético mampu bertahan hingga babak perpanjangan dan memanfaatkan momen tersebut: Marcos Llorente menjadi penentu dengan dua golnya, sementara Alvaro Morata memastikan kemenangan 3-2 di laga tandang yang berkesan itu.
Tekanan usai kekalahan di San Mamés
Di sisi domestik, permulaan LaLiga belum berjalan mulus bagi Atlético. Setelah empat pertandingan, mereka sudah tertinggal lima poin dari pemimpin klasemen, sebuah fakta yang menambah beban jelang laga Eropa. Kekalahan 0-3 di San Mamés oleh Athletic Club, lewat gol Nico Williams, Robert Navarro, dan Oihan Sancet, memunculkan pertanyaan soal ritme dan kesiapan tim.
Untuk itu, laga di Anfield menjadi kesempatan bagi Simeone dan anak-anak asuhnya menunjukkan reaksi cepat. Sebuah kemenangan di kandang Liverpool akan sekaligus meredam gejolak emosional dari hasil buruk terakhir dan memberi sinyal bahwa Atlético siap berkompetisi di dua front.
Misi menuju final Metropolitano
Salah satu insentif terbesar musim ini bagi Atlético adalah fakta bahwa final Liga Champions dijadwalkan berlangsung di stadion mereka sendiri, Metropolitano. Ambisi kembali ke final—yang terakhir kali mereka capai lebih dari satu dekade lalu—memberi makna tambahan pada setiap pertandingan sejak fase grup.
Simeone sadar bahwa jalan tercepat untuk menjaga asa itu adalah meraih posisi yang memberi akses langsung ke babak 16 besar, sehingga tim tak perlu melewati jalur play-off. Dengan kata lain, start yang kuat di fase grup menjadi sangat krusial agar peluang menuju Metropolitano tetap terbuka.
Situasi skuad dan pemain kunci
Menjelang laga di Anfield, pelatih tidak bisa menurunkan beberapa nama yang semula diharapkan. Jonathan Sørloth dipastikan absen karena cedera, sementara Arnau Ortiz menjalani skorsing sehingga tak tersedia untuk pertandingan pembuka di Eropa.
Di sisi lain, para pemain yang punya catatan baik di Anfield, seperti Marcos Llorente, tentu masuk dalam sorotan. Llorente pernah menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol saat Atlético menyingkirkan Liverpool sebelum pandemi, dan dia juga pernah mencetak ganda pada pertemuan musim lalu meski timnya tak mampu menghindari kekalahan 3-2. Rekam jejak seperti ini menambah dimensi dramatis pada duel yang akan berlangsung.
Peluang dan harapan jelang kick-off
Bagi Atlético, perjalanan di Liga Champions kali ini dimulai dengan misi jelas: bangkit dari hasil buruk terakhir dan membuktikan diri sebagai penantang serius untuk mencapai final di kandang sendiri. Melawan Liverpool di Anfield, menghadapi tim yang rutin tampil di level tertinggi Eropa, merupakan ujian awal yang ideal untuk mengukur kesiapan skuad.
Simeone diprediksi akan menuntut intensitas dan disiplin tinggi dari para pemainnya, sambil berharap pengalaman dan kenangan positif di Anfield bisa menjadi bahan bakar. Dari perspektif fans dan manajemen, hasil di laga pembuka ini akan menjadi indikator seberapa realistis harapan untuk menatap Metropolitano sebagai tuan rumah final serta untuk mengejar gelar Champions pertama klub.
Kick-off Rabu malam di Anfield pun bukan sekadar laga pembuka fase grup: ini adalah kesempatan Atlético untuk menulis babak awal dari ambisi panjang mereka di kompetisi Eropa musim ini.
