Prestasi Palou IndyCar musim ini mencapai puncak baru ketika Álex Palou, pembalap asal Sant Antoni de Vilamajor, memastikan gelar juara kelimanya dalam ajang IndyCar di sirkuit Milwaukee. Di usia 29 tahun, catatan itu menegaskan dominasinya: gelar keempat berturut-turut dan kelima dalam enam musim terakhir.

Kemenangan di Milwaukee bukan sekadar angka. Gelar itu menempatkan Palou di jajaran elit sejarah kompetisi, hanya di bawah nama-nama legendaris yang telah lama menghuni daftar peraih gelar terbanyak. Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi pembalap Spanyol yang memilih jalur karier tidak biasa untuk mencapai puncak.
Palou Indycar dalam Sorotan
Perjalanan Palou bermula serupa banyak pembalap lainnya: kecintaan pada go-kart. Ia pertama kali mengendarai kart pada usia enam tahun dan segera menunjukkan bakatnya dengan merebut gelar pada sirkuit tempat ia memulai. Dalam kategori pemula dan cadet di tingkat nasional, Palou berhasil menempati posisi teratas sejak usia dini, mengumpulkan total enam gelar karting termasuk kemenangan di seri bergengsi WSK Euro Series sebelum beralih ke monoplaza pada usia 17 tahun.
Perubahan haluan: Jepang lalu Amerika
Tidak mendapatkan dukungan finansial atau institusional yang dinikmati beberapa rekan sebayanya membuat Palou mengambil langkah berbeda: berkarier di Jepang. Di sana ia berlaga di F3 Jepang, Super GT, dan Super Formula. Prestasinya puncak pada 2019 ketika ia finis ketiga di Super Formula sekaligus meraih predikat Novato del Año, sebuah pencapaian yang membuka pintu ke Amerika Serikat.
Menuju puncak IndyCar
Debutnya di arena IndyCar berawal bersama tim modest seperti Dale Coyne Racing pada 2020, sebelum direkrut oleh Chip Ganassi Racing. Di tim itulah Palou memulai rentetan gelar yang membuat namanya melejit: juara IndyCar pada 2021—menjadi pembalap Spanyol pertama yang meraih prestasi itu—dan kemudian mempertahankan superioritasnya di musim-musim berikutnya, termasuk gelar-gelar beruntun yang berujung pada gelar kelima baru-baru ini.
Drama di Milwaukee dan cara meraih gelar
Gelaran di Milwaukee penuh ketidakpastian lantaran hujan yang memecah akhir pekan balap menjadi dua sesi. Lomba pertama yang sempat berlangsung 91 putaran akhirnya ditunda hingga hari Minggu karena kondisi lintasan. Pada balapan siang hari Palou start dari pole, sempat memimpin, namun turun ke posisi kelima saat akhir lomba. Dengan jarak poin yang masih belum cukup, seluruh keputusan bergantung pada sesi lanjutan tiga jam kemudian.
Dalam balapan yang dilanjutkan itu Palou hanya membutuhkan finis di posisi ke-20 untuk memastikan gelar. Ia memilih strategi konservatif dan menyelesaikan balapan di posisi ke-10, cukup untuk merayakan gelar tanpa mengambil risiko berlebih. Usai turun dari mobil, ia menyampaikan rasa bangganya kepada tim dan menegaskan kesiapan untuk tantangan berikutnya.
Kontroversi kontrak dan perhatian pada pembinaan
Karier Palou juga sempat diwarnai sisi kelam: perebutan kontrak dengan tim F1 Britania yang berujung perselisihan hukum. Setelah sempat menjadi pembalap cadangan dan dipercaya sempat menggantikan satu sesi latihan, kesepakatan yang menjanjikan kursi masa depan di Formula 1 pecah dan berakhir di pengadilan, dengan keputusan yang mewajibkan Palou membayar sejumlah uang sesuai putusan. Konflik itu kemudian ditutup secara formal pada Juli lalu.
Di luar lintasan, Palou berupaya menutup lingkaran kariernya dengan membantu generasi muda melalui Palou Motorsport, sebuah proyek yang dipimpin oleh ayahnya, Ramón Palou. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan dukungan bagi talenta muda yang menghadapi hambatan biaya dan akses di dunia balap, mengingat pengalaman pribadi Palou yang tumbuh tanpa sokongan besar pada awal kariernya.
Posisi historis dan langkah ke depan
Dengan gelar kelima, Palou kini sejajar dengan nama-nama besar dalam sejarah IndyCar; hanya beberapa pembalap di atasnya dalam daftar peraih gelar terbanyak. Ia akan menutup musim di Laguna Seca dengan keunggulan poin yang besar dan tanpa tekanan untuk membuktikan sesuatu lagi. Cerita Palou adalah kisah pembalap yang rela menempuh jalur jauh, beradaptasi, dan akhirnya menorehkan namanya di jajaran legenda balap Amerika.
