Manchester City mencatatkan tonggak 2000 gol di kompetisi Premier League setelah kemenangan meyakinkan di pekan kedua, sebuah angka yang menegaskan konsistensi tim-tim papan atas dalam dekade terakhir. Pencapaian itu datang bersamaan dengan performa individu lain yang mencuri perhatian di akhir pekan lalu.

Selain City, pekan kedua juga dipenuhi momen penting: Bruno Fernandes tampil gemilang dengan sebuah hattrick untuk Manchester United, tim-tim promosi terus mengejutkan, dan beberapa catatan individu serta manajerial turut menghiasi klasemen awal musim.
Tonggak 2000 gol dan dominasi City
Manchester City meraih kemenangan 4-1 di kandang lawan pada pekan kedua, meninggalkan jejak gol yang membawa mereka mencapai angka 2000 gol di sejarah Premier League. Kemenangan ini sekaligus menempatkan City di puncak klasemen sementara. Erling Haaland mencetak dua gol dalam laga tersebut, sementara rekan-rekannya menyumbang gol lain yang memastikan margin meyakinkan.
Selain keberhasilan kolektif itu, ada catatan menarik soal Haaland: dia masih menunjukkan ketajaman khusus pada bulan Agustus, dengan total 24 gol Premier League yang dicetak pada bulan itu sepanjang penampilannya — kini hanya tertinggal satu gol dari rekor bulan Agustus milik Andrew Cole (25 gol).
Bruno Fernandes dan kebangkitan United di Old Trafford
Di Old Trafford, Bruno Fernandes menjadi tokoh utama saat Manchester United meraih kemenangan kandang pertama musim ini dengan skor 5-2. Gelandang asal Portugal itu menyelesaikan laga dengan hattrick, torehan yang membuatnya kembali masuk catatan spesial Premier League.
Gol Bruno merupakan hattrick Premier League pertamanya sejak catatan serupa Cristiano Ronaldo pada 2022, sekaligus hattrick kedua Bruno di kompetisi ini setelah yang dulu ia raih melawan Leeds United pada musim 2021-22. Menariknya, kedua hattrick itu sama-sama datang pada laga kandang United pertama setiap musimnya.
Promosi yang menggebrak: Hull dan catatan langka
Tim promosi Hull City semakin menjadi sorotan setelah meraih kemenangan beruntun di awal musim. Setelah menaklukkan Manchester United di laga pembuka, mereka menjaga momentum dengan menundukkan Coventry 2-0 di pertandingan tandang. Gol dari Liam Miller menjadi penentu yang menempatkan Hull dalam posisi istimewa.
Kemenangan beruntun ini membuat Hull menjadi salah satu dari sedikit tim promosi yang menang pada dua laga awal mereka di kasta tertinggi Inggris. Sejarah mencatat hanya beberapa tim yang mampu memulai musim dengan dua kemenangan seperti ini, termasuk Bolton pada 2001/02 dan Huddersfield pada 2017/18; Hull sendiri pernah melakukannya di musim 2016/17.
Catatan lain: Chelsea, Liverpool, dan Calvert-Lewin
Chelsea juga menunjukkan awal yang produktif bersama pelatih barunya dengan dua kemenangan beruntun. The Blues menang dalam laga penuh gol 4-3 melawan Brighton setelah sebelumnya menumbangkan Fulham 3-2. Kinerja ini membuat sang manajer menjadi bagian dari kelompok kecil pelatih yang melihat timnya mencetak tujuh gol atau lebih dalam dua pertandingan pertama kepelatihan mereka.
Sementara itu, Liverpool belum meraih kemenangan setelah dua laga pembuka; mereka dua kali seri 2-2, termasuk hasil datang dari ketertinggalan melawan Nottingham Forest. Hasil seri beruntun dengan skor identik ini membuat mereka hanya satu dari dua tim Premier League yang memulai musim dengan dua hasil imbang 2-2. Di bawah pelatih anyar, tren tanpa kekalahan pelatih tersebut juga berlanjut hingga 20 pertandingan di level liga, sebuah catatan yang menempatkannya di jajaran manajer dengan periode tak terkalahkan panjang.
Di pertandingan lain, Dominic Calvert-Lewin menyamakan kedudukan untuk Leeds United melawan Brentford, memastikan satu poin bagi timnya. Torehan Calvert-Lewin menambah catatan impresifnya: ia tercatat sebagai pemain yang telah mencetak gol dalam 11 penampilan terakhirnya di Premier League, sebuah rentetan yang terbentang dari musim 2016/17 hingga 2026/27.
Pekan kedua Premier League musim ini menunjukkan betapa cepatnya dinamika kompetisi: dari capaian bersejarah City hingga momen individual yang memengaruhi nasib pertandingan. Dengan beberapa tim menunjukkan awal positif dan yang lain masih mencari ritme, pekan-pekan berikutnya menjanjikan persaingan yang tetap ketat dan penuh cerita.
