City Pertahankan Start Sempurna usai Menang 4-1 atas Palace

Manchester City melanjutkan awal sempurna mereka di musim ini dengan kemenangan 4-1 atas Crystal Palace di pertandingan Premier League pada Jumat malam. Hasil itu membuat City tetap memuncaki klasemen dengan enam poin dari dua laga pertama.

start sempurna - ilustrasi berita City Pertahankan Start Sempurna usai Menang 4-1 atas Palace

Pertandingan diwarnai dua gol dari Rayan Cherki dalam rentang lima menit serta dua gol dari Erling Haaland yang membuka dan menutup perolehan skor. Kemenangan ini juga menegaskan pengaruh perubahan taktis yang diterapkan tim tamu sejak awal musim.

Start sempurna City berlanjut

City membuka keunggulan pada menit ke-17 melalui sundulan rapi Erling Haaland yang menaklukkan kiper lawan. Gol itu menjadi pembuka bagi permainan ofensif City yang terus menekan sepanjang babak pertama, meski Palace sempat beberapa kali mencari celah untuk membalas.

Cherki jadi penentu di awal babak kedua

Namun Palace tidak menyerah. Mereka segera memperkecil ketinggalan setelah tendangan bebas Yeremy Pino mengenai mistar, lalu bola memantul dan masuk ke gawang usai mengenai tubuh kiper Gianluigi Donnarumma. Gol itu memberikan harapan singkat bagi tuan rumah, tetapi jawaban City datang cepat.

Cherki tambah gol cepat dan komentar soal penampilan

Hanya dua menit setelah kebobolan, Cherki kembali mencetak gol ketika tembakannya dari luar kotak yang membentur pemain lawan mengelabui kiper Dean Henderson dan masuk ke gawang. Itu merupakan brace pertama Cherki di level Premier League, meski sang pemain menilai penampilannya belum memuaskan.

Cherki mengungkapkan bahwa ia sempat berpikir akan digantikan, sehingga berusaha menunjukkan kualitas agar tetap diberi kesempatan bermain. “Saat saya melihat Enzo Maresca ingin mengganti saya, saya tidak suka itu, jadi saya harus menunjukkan bahwa saya ingin bermain dan ingin mencetak gol,” ujarnya mengenai pelatih yang baru ditunjuk. Ia juga menambahkan bahwa hubungan sebelumnya dengan Pep Guardiola sudah meninggalkan jejak besar, namun kini tim memulai babak baru yang harus dibuktikan setiap pekan.

Haaland tutup laga dan posisi klasemen

Erling Haaland menutup pesta gol City dengan tendangan kaki kiri enam menit sebelum waktu normal usai, memastikan skor akhir 4-1. Kemenangan ini menempatkan City di puncak klasemen sementara dengan perolehan enam poin dari dua laga, mempertahankan rekor sempurna mereka di awal musim.

Respons Crystal Palace dan proses adaptasi

Bagi Crystal Palace, hasil ini membuat mereka masih tanpa poin setelah dua pertandingan. Gelandang Adam Wharton mengakui kekecewaan atas hasil tersebut, namun menilai timnya menunjukkan perkembangan dalam menerapkan gaya permainan pelatih baru, Pierre Sage, yang mulai menangani sejak Juni.

Wharton mengatakan, “Saya pikir kami punya momen-momen bagus, tetapi kami tidak cukup menguji kiper mereka seperti seharusnya.” Ia menyebut hasil ini mengecewakan, namun menekankan bahwa tim terus bekerja setiap hari untuk menerapkan cara pelatih bermain, baik saat menguasai bola maupun saat kehilangan bola. Menurutnya, ada peningkatan dari pekan sebelumnya dan mereka berharap tampil lebih baik pada laga berikutnya.

Secara keseluruhan, pertandingan ini memperlihatkan efektivitas serangan City sekaligus tantangan adaptasi yang masih dihadapi Palace di bawah kepelatihan baru. Keduanya kini bergerak ke pertandingan berikutnya dengan target berbeda: City bertujuan mempertahankan rekor sempurna, sementara Palace mencari perbaikan untuk meraih poin pertama mereka.