Naomi Osaka memastikan langkah ke putaran kedua US Open setelah menundukkan Anastasia Zakharova dalam pertandingan yang ketat, dengan kedua set berakhir melalui tiebreak. Osaka lolos US Open meski sempat kehilangan keunggulan di setiap set dan terpaksa menahan perlawanan yang gigih dari lawannya.

Pertandingan di Arthur Ashe Stadium berlangsung sedikit lebih dari dua jam, diwarnai perubahan momentum yang beberapa kali hampir menguntungkan Zakharova sebelum Osaka menutup laga melalui tiebreak pertama 8-6 dan tiebreak kedua 7-3.
Osaka Lolos Us Open dalam Sorotan
Osaka tampak menguasai jalannya laga pada awal tiap set. Di set pertama, dia sempat memimpin 5-2 dan di set kedua unggul 5-3. Namun Zakharova, yang menempati peringkat ke-101 di tur WTA, tidak menyerah begitu saja. Pemain asal Rusia itu berhasil mengejar ketertinggalan pada kedua kesempatan sehingga memaksa penentuan lewat tiebreak.
Dalam situasi penentuan, Osaka memperlihatkan ketenangan untuk menyelamatkan beberapa perubahan momentum dan akhirnya menuntaskan pertandingan lewat dua tiebreak tersebut. Kemenangan ini membuat Osaka melaju ke ronde berikutnya di Grand Slam terakhir musim ini.
Statistik Servis dan Pengaruhnya
Serve menjadi faktor penting bagi Osaka dalam kemenangan ini. Dia mencetak 11 ace, termasuk satu ace pada match point, dengan 10 ace tercipta pada set kedua. Angka itu juga menggenapkan total ace musimnya menjadi 208, membuatnya menjadi pemain kesembilan yang mencapai minimal 200 ace pada 2026.
Selain itu, kemenangan melawan Zakharova tercatat sebagai kemenangan kedelapan belas atau lebih pada lapangan keras musim ini — tepatnya menjadi kemenangan ke-11 Osaka di lapangan keras sepanjang tahun, ditambah penampilan semifinal di Washington, D.C. dan perempat final di Toronto.
Rekor Grand Slam dan Signifikansinya
Kemenangan ini menjadi kemenangan mayor ke-10 Osaka sepanjang musim Grand Slam 2026, sehingga mencatatkan rekor 10-2 di empat turnamen utama musim ini. Dia belum meraih angka dua digit dalam kemenangan mayor sejak 2019, ketika mengumpulkan 12 kemenangan pada musim Grand Slam.
Secara keseluruhan, Osaka kini mengoleksi 79 kemenangan di turnamen Grand Slam, mendekati catatan pemain Asia lainnya seperti Ai Sugiyama (84) dan Li Na (90). Pada babak pembuka Grand Slam, Osaka telah memenangkan 29 laga pembuka dan hanya kalah enam kali secara keseluruhan; khusus di US Open, rekor pembukanya meningkat menjadi 9-1 setelah kekalahan tunggalnya dari Danielle Collins pada 2022.
Reaksi dan Penampilan di Luar Lapangan
Selain performa di lapangan, Osaka juga menarik perhatian lewat pilihan busananya. Dia memulai penampilan di Arthur Ashe Stadium dengan gaun seluruh putih, lalu berganti menjadi kostum hitam yang terinspirasi dari Allen Iverson. Osaka mengatakan itu adalah penghormatannya untuk Iverson dan menambahkan bahwa Nike meminta unsur “basketball” sehingga ia menyajikannya lewat pakaian.
Dalam wawancara di lapangan, ia menyampaikan bahwa ia sangat menyukai Iverson dan senang bisa mengekspresikan dirinya lewat pakaian, serta mengapresiasi respons penonton terhadap gaya tersebut.
Kondisi Zakharova dan Tantangan Berikutnya untuk Osaka
Bagi Zakharova, kekalahan ini menambah catatan sulit pada musim Grand Slamnya. Empat kekalahan di babak pertama sepanjang 2026 semuanya terjadi saat menghadapi pemain yang masuk peringkat 15 besar, dan dia masih belum meraih kemenangan atas lawan yang masuk peringkat 20 besar—statistiknya saat ini menunjukkan 0-8 melawan petenis top-20 dan 0-16 di jumlah set.
Osaka akan berjumpa Katerina Siniakova di putaran kedua. Siniakova melaju setelah mengalahkan Elisabetta Cocciaretto 6-3, 6-2. Rekor pertemuan antara Osaka dan Siniakova saat ini 2-1 untuk keunggulan Osaka, dengan kemenangan Osaka terjadi di Doha 2018 dan Wimbledon 2025, sementara Siniakova meraih satu kemenangan melawan Osaka pada French Open 2019 di babak ketiga.
Dengan kemajuan ini, Osaka menatap laga selanjutnya sambil mengandalkan servis kuat dan pengalaman Grand Slam untuk menjaga peluangnya meraih satu gelar lagi di New York.
