Betis di Champions memulai dengan hasil yang tepat: kemenangan tandang di Lille yang tak hanya memberi tiga poin tetapi juga pemasukan langsung sebesar €2,1 juta. Perolehan itu mencerminkan awal yang positif bagi ambisi klub untuk melaju ke fase berikutnya kompetisi.

Para petinggi klub sejak awal menyuarakan target realistis untuk melaju sejauh mungkin dan menekankan pentingnya pendekatan pertandingan demi pertandingan. Kemenangan perdana kini menghadirkan peluang nyata untuk melampaui proyeksi konservatif yang diajukan dalam anggaran musim 2026-27 kepada LaLiga.
Betis di Champions: Tantangan dan peluang
Wakil presiden klub, José Miguel López Catalán, sebelumnya menegaskan serangkaian sasaran yang disampaikan publik: “Kami sangat kompetitif, tujuan kami adalah mencapai sejauh mungkin. Yang penting adalah menjalani pertandingan demi pertandingan. Pertama sangat penting, apalagi setelah undian yang kami hadapi. Setiap poin akan dihitung pada akhirnya untuk kemungkinan lolos ke babak berikutnya.” Pernyataan ini kini semakin relevan setelah kemenangan di Lille.
LaLiga, ketika menyusun anggaran Betis untuk musim 2026-27, mengambil sikap hati-hati dalam mengestimasi pendapatan dari kompetisi Eropa. Proyeksi itu dipatok dengan mengacu pada rekor klub-klub yang tampil kurang maksimal di format fase liga sebelumnya; dua contoh yang dipakai adalah Girona dan Villarreal, yang masing-masing hanya mengumpulkan tiga dan satu poin dalam dua musim terakhir, berakhir di peringkat 33 dan 35 dari 36 tim.
Skenario anggaran LaLiga dan proyeksi klub
Dalam dokumen yang diajukan ke regulator, LaLiga mempertimbangkan pengalaman Betis di pentas Eropa beberapa musim terakhir dan menaruh estimasi sedikit lebih optimis ketimbang rekor Girona dan Villarreal. Namun tetap konservatif: proyeksi awal menempatkan Betis pada prediksi sekitar lima poin dan posisi di kisaran ke-27-an.
Dengan tiga poin yang sudah dikantongi dari laga pembuka, skenario awal itu kini sedang ditantang. Target klub untuk menembus 24 besar bukan hanya soal kesinambungan di kompetisi—mencapai posisi ini akan memberi hak ikut play-off, yang membawa keuntungan finansial tambahan berupa pembayaran per poin serta bonus khusus untuk menembus babak lanjutan.
Dampak finansial kemenangan Lille
Kemenangan di Lille langsung menghasilkan €2,1 juta untuk kas klub. Selain itu, struktur hadiah kompetisi menghadirkan insentif yang jelas: setiap poin bernilai sekitar €700.000, ada pembagian berdasarkan posisi akhir, dan tambahan sekitar €1 juta jika sebuah tim lolos ke babak play-off sebelum fase gugur. Jika klub berhasil menembus babak 16 besar, imbalan finansial melambung—sekitar €11 juta—ditambah pendapatan penuh dari penjualan tiket untuk laga kandang seperti di stadion La Cartuja.
Estimasi pendapatan yang lebih tinggi dari perkiraan akan membantu menyeimbangkan angka dalam anggaran yang disampaikan sebelumnya, yang melampaui €200 juta. Klub sejatinya telah menghabiskan batas belanja transfer musim ini hingga €140 juta untuk membentuk skuad termahal dalam sejarahnya. Peningkatan pendapatan dari kompetisi Eropa menjadi salah satu variabel kunci agar neraca musim ini bergerak ke arah positif.
Jadwal yang menentukan
Walau momentum dari Lille penting, Betis masih harus menegaskan posisi lewat rangkaian pertandingan yang menentukan di Grup: menjamu Porto (14 Oktober) dan Feyenoord (21 Oktober) di La Cartuja, perjalanan tandang ke Dortmund (4 November) dan Bratislava (24 November), lalu laga kandang melawan Como (9 Desember). Putaran berikutnya pada Januari menghadirkan duel berat melawan Arsenal (20 Januari) dan Bayern (27 Januari).
Hasil di pertandingan-pertandingan itu akan memengaruhi realisasi pendapatan Champions yang telah dimasukkan ke dalam anggaran. Klub memang telah memperkirakan lebih dari €40 juta pendapatan terkait partisipasi di Liga Champions dalam perencanaan keuangan; contoh Villarreal musim lalu, meski tampil buruk, tetap menerima sekitar €18,6 juta sebagai bagian dari pembayaran tetap ditambah nilai dari poin dan pembagian hak siar serta tiket.
Pentingnya pendapatan Champions dan plusvalías
Selain pendapatan pertandingan, pemasukan dari penjualan pemain (plusvalías) juga dianggarkan sebagai bagian dari rencana keuangan 2026-27. Dewan direksi telah diberi wewenang oleh rapat pemegang saham untuk menyetujui anggaran tanpa perlu mengadakan persetujuan ulang di rapat umum, langkah yang dimaksudkan untuk menjaga kerahasiaan strategi keuangan dari pesaing.
Pada laporan terakhir, klub menutup musim sebelumnya dengan kerugian mendekati €10 juta—angka yang memengaruhi fleksibilitas belanja namun dianggap manajemen masih bisa ditangani. Saat ini, kombinasi pendapatan dari fase grup Liga Champions dan plusvalías dananya menjadi penentu agar angka tahun ini bergerak menuju surplus.
Kemenangan di Lille bukan sekadar tiga poin di klasemen; secara langsung ia membuka peluang bagi Betis untuk memperlebar diagram keuntungan dan mengubah asumsi konservatif yang diajukan ke regulator. Namun proses itu masih harus dibuktikan di lapangan dalam beberapa laga berikutnya.
