Todd Boehly Keluar dari Kepemilikan Chelsea setelah Kesepakatan dengan Clearlake

Todd Boehly keluar dari struktur kepemilikan Chelsea setelah menyetujui penjualan sahamnya kepada Clearlake Capital, langkah yang akan memberi kendali hampir penuh kepada pendiri perusahaan investasi tersebut. Negosiasi dilaporkan telah memasuki tahap akhir dan kesepakatan antara para pihak semakin dekat.

todd boehly keluar - ilustrasi berita Todd Boehly Keluar dari Kepemilikan Chelsea setelah Kesepakatan dengan Clearlake

Perubahan ini menandai putaran baru dalam pengelolaan klub sejak takeover besar pada 2022. Jika transaksi final, kepemilikan Clearlake diperkirakan meningkat dari 61,5 persen menjadi 99,9 persen, sehingga mengukuhkan otoritas co-founder Behdad Eghbali dan Jose E Feliciano atas Chelsea.

Todd Boehly keluar: latar belakang dan peran di Stamford Bridge

Bohehly awalnya tampil sebagai wajah publik konsorsium yang menuntaskan akuisisi senilai £2,5 miliar pada 2022, setelah era kepemilikan Roman Abramovich berakhir. Konsorsium tersebut juga berkomitmen untuk menginvestasikan tambahan sekitar £1,75 miliar sebagai bagian dari perjanjian. Pada periode awal, Boehly sempat mengambil peran sebagai interim sporting director dan menjadi sosok sentral ketika klub berada dalam fase pengeluaran besar dan sering berganti manajer.

Susunan kepemilikan dan mekanisme penjualan antar-pemilik

Konsorsium yang dipimpin Boehly, Mark Walter, dan Hansjorg Wyss secara kolektif memegang sekitar 38,5 persen saham klub, di mana masing-masing memiliki porsi individu sekitar 12,83 persen. Ketentuan saat akuisisi melarang anggota kelompok pemilik menjual sahamnya kepada investor eksternal selama 10 tahun pertama, sehingga setiap perubahan kepemilikan harus dinegosiasikan di dalam konsorsium itu sendiri.

Faktor yang mempercepat keluarnya anggota konsorsium

Kabar menyebut keinginan Mark Walter untuk mengakhiri keterlibatannya menjadi faktor utama yang membuka jalan bagi perubahan kepemilikan. Keputusan Walter dilihat membantu memecah kebuntuan yang sebelumnya menghambat proses negosiasi, sehingga kini Boehly dan Wyss juga diperkirakan mengikuti langkah keluar tersebut. Jumlah pasti yang akan diterima masing-masing pemegang saham dari Clearlake belum diungkapkan secara publik.

Peran Eghbali dan Feliciano serta dinamika internal

Sementara Boehly semakin mundur dari operasi harian klub, Behdad Eghbali dilaporkan semakin berpengaruh di balik layar. Ketegangan antara Boehly dan Eghbali pertama kali muncul pada 2024 ketika muncul wacana opsi bagi salah satu untuk membeli porsi pihak lain. Konsolidasi saham di tangan Clearlake akan menempatkan Eghbali dan Jose E Feliciano sebagai pengambil keputusan utama di struktur baru kepemilikan.

Jejak Boehly di dunia olahraga dan aktivitas terbaru

Meski mendekati perpisahan dengan Chelsea, Boehly tetap hadir di beberapa pertandingan klub. Ia terlihat menonton laga Premier League melawan Arsenal di Emirates Stadium saat Chelsea kalah 2-1. Di luar Stamford Bridge, Boehly tetap aktif di ranah olahraga internasional: ia pemilik tim Major League Baseball Los Angeles Dodgers dan memiliki saham di tim WNBA Los Angeles Sparks bersama Mark Walter.

Selain dinamika kepemilikan, beberapa figur di konsorsium juga menghadapi perhatian dari otoritas. Mark Walter disebut-sebut sempat disorot oleh kantor kejaksaan AS terkait dugaan pelanggaran keuangan, walau tidak ada temuan resmi yang menyatakan kesalahan. Walter juga mencatat transaksi besar lain, termasuk penyelesaian penjualan Los Angeles Lakers sekitar £9,2 miliar, setelah sebelumnya mengambil alih tim tersebut dari keluarga Buss.

Proses finalisasi transaksi dan implikasinya terhadap arah jangka panjang Chelsea masih akan dipantau ketat oleh suporter maupun pengamat sepak bola. Perubahan kepemilikan ini menutup babak singkat di mana kekuatan kepemilikan terbagi di antara beberapa investor, dan membuka era baru di mana Clearlake akan memiliki kontrol yang lebih terpusat atas kebijakan dan strategi klub.