Wakil Indonesia Anthony Ginting dan Dhinda memastikan tempat di perempatfinal Korea Open 2026. Keberhasilan ini menegaskan eksistensi Merah Putih di babak delapan besar turnamen yang berlangsung di Korea Selatan.

Anthony Sinisuka Ginting menjadi salah satu sorotan setelah meraih kemenangan langsung dua gim atas wakil Hong Kong, Angus Ng Ka Long, dalam laga yang berlangsung di Jinnam Stadium pada Kamis, 5 November 2026.
Ginting Tundukkan Angus Ng di Jinnam Stadium
Di laga babak 16 besar tersebut, Ginting menang dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-16. Penampilan Ginting relatif dominan sepanjang pertandingan, ia mampu menjaga kontinuitas poin dan menutup peluang balik dari lawan sehingga mengamankan tiket ke fase berikutnya tanpa melalui gim ketiga.
Kemenangan ini menjadi napas segar bagi tim Merah Putih di ajang Korea Open. Berlangsung di Jinnam Stadium, laga tersebut memperlihatkan kualitas permainan Ginting yang tetap konsisten saat menghadapi pemain-pemain berpengalaman dari kawasan Asia.
Menanti Duel Ulangan dengan Jason Gunawan
Pada babak perempatfinal yang dijadwalkan pada Jumat, 6 November 2026, Ginting akan berhadapan dengan wakil Hong Kong lain, Jason Gunawan. Pertemuan ini diingatkan oleh pertemuan terakhir mereka pada perempatfinal Hong Kong Open 2024, di mana Ginting memenangkan laga melalui tiga gim atau rubber game.
Pertemuan ulang ini menyajikan dinamika baru karena masing-masing pemain tentu membawa pengalaman dan target yang berbeda. Bagi Ginting, rekam jejak kontra Jason menjadi modal penting, namun setiap pertandingan selalu menyimpan tantangan tersendiri yang harus dihadapi di lapangan.
Baca juga: Jaga Momentum Menuju World Tour Finals 2026, Alwi Farhan Fokus di Rangkaian Turnamen Asia
Kiprah Rekan Sesama Wakil Indonesia
Selain Ginting, Indonesia menempatkan satu wakil lagi di perempatfinal yakni Dhinda. Kabar mengenai dua wakil tersebut melaju ke babak delapan besar menunjukkan peluang tim Indonesia untuk tetap kompetitif di turnamen level internasional ini.
Meskipun detail pertandingan Dhinda tidak dijabarkan lebih lanjut di laporan ini, keberadaan dua nama dari Indonesia di fase perempatfinal menjadi kabar positif menjelang fase knock-out yang akan menentukan posisi lebih jauh di turnamen.
Alwi Farhan Gugur di Babak 16 Besar
Sementara itu, harapan lain Indonesia, Alwi Farhan, harus mengakhiri perjuangannya di babak 16 besar. Alwi menghadapi Wang Po-Wei dari Chinese Taipei dan sempat memiliki match point, namun pada akhirnya kekalahan datang dengan skor 21-17, 23-25, 15-21.
Hasil tersebut menutup langkah Alwi di Korea Open 2026 lebih cepat dari yang diharapkan. Meski sempat memberi tekanan dan memegang peluang untuk menang, Alwi tak mampu mempertahankan momentum hingga akhir, sehingga kesempatan melaju ke delapan besar tertutup.
Persiapan Menyongsong Babak Perempatfinal
Dengan satu wakil utama yang sudah memastikan tempat dan satu lagi menyusul, fokus tim Indonesia kini tertuju pada persiapan menghadapi babak perempatfinal. Bagi pemain yang masih berlaga, konsistensi dan pemulihan fisik akan menjadi kunci mengingat intensitas pertandingan di fase gugur biasanya meningkat.
Kedua wakil yang melaju diharapkan mampu memaksimalkan pengalaman serta strategi permainan mereka untuk memberikan hasil terbaik bagi Indonesia. Partai perempatfinal akan menentukan langkah berikutnya, apakah wakil Merah Putih mampu menembus ke semifinal atau harus mengakhiri perjuangan lebih dini.
Secara keseluruhan, penampilan Indonesia di Korea Open 2026 menunjukkan bahwa beberapa pemain masih kompetitif di panggung internasional, meski ada pula yang harus mengakui keunggulan lawan. Perhatian kini tertuju pada jadwal perempatfinal dan persiapan para pemain menjelang laga penentuan tersebut.
