Permintaan wisata maraton menunjukkan kenaikan di kalangan pelancong Indonesia. Menurut data yang dirilis oleh Golden Rama Tours & Travel, jumlah peminat perjalanan maraton meningkat sebesar 3,7 persen pada 2026 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menandakan tumbuhnya minat pada kombinasi aktivitas olahraga dan perjalanan luar negeri.

Kenaikan ini mencerminkan tren yang lebih luas di mana pelancong mencari pengalaman yang menggabungkan olahraga, petualangan, dan wisata. Golden Rama juga mencatat sejumlah tujuan dan event maraton internasional yang masuk dalam paket perjalanan pelanggan, termasuk rute-rute yang populer di kalender lomba global.
Kenaikan Permintaan Menurut Agen Perjalanan
Data agen perjalanan menunjukkan bahwa ada peningkatan permintaan untuk paket yang mencakup pendaftaran lomba, akomodasi, dan logistik acara. Golden Rama Tours & Travel menjadi salah satu penyedia yang mengamati tren kenaikan peminat tersebut, dengan catatan angka pertumbuhan 3,7 persen pada 2026. Angka ini dibandingkan langsung dengan periode tahun sebelumnya dan dipandang sebagai sinyal positif bagi penyelenggara paket perjalanan bertema olahraga.
Daya Tarik Wisata Maraton bagi Pelancong
Banyak pelancong melihat maraton internasional sebagai kesempatan untuk menguji kemampuan diri sekaligus menikmati destinasi baru. Kombinasi aspek kompetitif, pengaturan perjalanan yang terorganisir, dan peluang untuk mengeksplorasi kota tujuan setelah perlombaan kerap menjadi alasan utama. Selain itu, format acara yang sering dikombinasikan dengan festival atau paket wisata lokal turut menambah nilai bagi peserta yang datang dari luar negeri.
Peran Event Internasional dalam Menarik Wisatawan
Event maraton berskala internasional memiliki daya tarik tersendiri karena menyediakan pengalaman yang berbeda dari lomba lokal. Laporan Golden Rama menyebut beberapa event internasional yang menjadi bagian dari penawaran paket mereka, termasuk penyelenggaraan maraton di kota-kota besar yang rutin masuk kalender global pelari. Kehadiran event semacam ini membantu memperluas pilihan destinasi bagi pelancong Indonesia yang ingin ikut serta dalam atmosfer lomba internasional.
Dampak terhadap Industri Pariwisata dan Penyelenggara
Kenaikan minat wisata maraton berpotensi mendorong permintaan layanan terkait, mulai dari paket wisata khusus pelari hingga dukungan logistik bagi peserta dan pendamping. Bagi agen perjalanan, tren ini membuka peluang untuk mengembangkan produk yang lebih tersegmentasi, sementara bagi penyelenggara event ada insentif untuk meningkatkan kapasitas layanan bagi peserta asing. Peningkatan minat juga dapat memicu kerja sama lintas sektor antara operator tur, hotel, dan pihak penyelenggara lomba.
Sektor perhotelan dan transportasi di destinasi tuan rumah event bisa merasakan dampak apabila jumlah peserta dan pendamping meningkat secara signifikan. Namun, perlu dicatat bahwa perubahan permintaan bersifat dinamis dan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kebijakan perjalanan, harga, dan kenyamanan penyelenggaraan acara.
Kesiapan Peserta: Hal yang Perlu Diperhatikan
Bagi pelancong yang tertarik ikut maraton internasional, sejumlah persiapan menjadi penting, antara lain memastikan pendaftaran dan akomodasi jauh hari, memeriksa persyaratan perjalanan, serta menyiapkan kondisi fisik agar dapat menikmati pengalaman lomba dan pariwisata. Agen perjalanan yang menawarkan paket maraton biasanya membantu mengurus aspek administratif dan logistik, sehingga peserta dapat fokus pada persiapan atletis dan pengalaman di destinasi.
Golden Rama menekankan pentingnya perencanaan lebih awal mengingat permintaan yang meningkat, sehingga peserta berpeluang mendapatkan paket dengan harga dan fasilitas yang lebih baik. Pelancong juga disarankan memperhatikan detail seperti waktu pengambilan bib, jalur lomba, dan fasilitas medis yang tersedia selama acara.
Secara keseluruhan, catatan kenaikan 3,7 persen pada 2026 oleh Golden Rama Tours & Travel menandai adanya ketertarikan yang meningkat terhadap kombinasi olahraga dan perjalanan. Tren ini memberi sinyal bagi pelaku industri pariwisata untuk menyesuaikan tawaran produk dan layanan agar dapat melayani kebutuhan pasar yang berkembang.
