Saxo Bank gandeng atlet sebagai wajah kampanye barunya yang memadukan dunia olahraga dan perilaku investor. Bank asal Denmark ini menyatakan telah menandatangani kontrak dengan sembilan atlet internasional untuk menyoroti hubungan antara kebiasaan dalam olahraga dan kebiasaan dalam berinvestasi.

Nama-nama yang disebut mencakup Lando Norris dan Magnus Carlsen, serta tujuh atlet lain dari berbagai cabang, yang menurut bank memiliki rekam jejak prestasi seperti gelar dunia, gelar Grand Slam, dan medali Olimpiade. Saxo menyebut inisiatif ini sebagai salah satu langkah merek paling ambisius yang pernah mereka lakukan.
Saxo Bank gandeng atlet: siapa saja yang terlibat?
Dalam kelompok yang dihadirkan Saxo terdapat atlet dari olahraga motor, catur, sepak bola, tenis, speed skating, dan judo. Selain Lando Norris (Formula 1) dan Magnus Carlsen (catur), daftar itu juga memuat Gareth Bale, Thibaut Courtois, Rasmus Højlund, Aryna Sabalenka, Stan Wawrinka, Jutta Leerdam, serta Teddy Riner. Bank menegaskan bahwa para atlet tersebut membawa ragam prestasi internasional yang kuat.
Tujuan kampanye dan fokus pesan
Kampanye ini dirancang untuk mengeksplorasi kebiasaan yang mendasari karier para atlet tersebut dan bagaimana kebiasaan itu dapat diterapkan pada praktik investasi. Saxo mengatakan akan bekerja sama dengan para atlet selama beberapa bulan ke depan untuk menggali aspek-aspek seperti rutinitas, disiplin, pengambilan keputusan di bawah tekanan, serta konsistensi — semuanya dikaitkan dengan psikologi investor. Syarat finansial dari kerja sama ini tidak diungkapkan.
Latar belakang keterlibatan Saxo dengan dunia olahraga
Keterlibatan Saxo di arena olahraga bukan hal baru. Dalam catatan yang disampaikan bank, mereka pernah menjadi sponsor utama tim Tinkoff-Saxo pada dunia balap sepeda hingga akhir 2015 dan pada musim yang sama memperpanjang dukungan untuk tim Formula 1 Lotus. Langkah-langkah itu menunjukkan hubungan jangka panjang bank dengan sponsorship olahraga, yang kini kembali dihidupkan melalui kampanye baru ini.
Baca juga: Horner dan Pengakuan Pemegang Saham Red Bull Usai Kemenangan Verstappen — Horner Red Bull
Tren sponsorship di industri trading
Kampanye Saxo muncul dalam konteks meningkatnya belanja sponsorship oleh merk-merk trading. Menurut laporan industri yang dikutip, merek-merek trading menghabiskan sekitar US$183 juta untuk sponsor olahraga pada musim 2024-25, angka yang hampir tiga kali lipat dibandingkan musim 2019-20. Dari total tersebut, sepak bola menyerap sekitar US$86 juta dan Formula 1 sekitar US$20 juta. Di antara broker CFD, Swissquote disebut-sebut mengeluarkan pengeluaran terbesar, sekitar US$15 juta.
Selain kerjasama dengan tim dan klub, beberapa broker juga memilih untuk mengontrak individu. Contohnya, nama-nama besar dunia sepak bola dan hiburan sudah dipakai sebagai duta merek oleh beberapa broker dalam beberapa tahun terakhir, sebuah fenomena yang turut membentuk lanskap sponsor industri keuangan.
Bagaimana posisi Saxo setelah perubahan kepemilikan
Saxo menjelaskan kampanye ini sebagai babak baru setelah perubahan struktur kepemilikan. Pada bulan Maret, kelompok J. Safra Sarasin menutup pembelian sekitar 71 persen saham Saxo, dan Daniel Belfer yang pernah memimpin Bank J. Safra Sarasin diangkat sebagai CEO. Belfer menyatakan kebanggaannya atas upaya menghidupkan kembali hubungan Saxo dengan dunia olahraga. Di sisi lain, pendiri Saxo, Kim Fournais, disebut tetap menjabat sebagai ketua setelah penjualan sisa saham sebesar 28,7 persen kepada grup itu pada bulan Juli.
Bank juga menginformasikan jumlah nasabahnya, menyebut melayani lebih dari 1,7 juta klien, dibandingkan angka 1,5 juta yang dilaporkan untuk 2025. Menurut pernyataan resmi, kampanye atlet ini menjadi bagian dari upaya merek untuk memperkuat citra dan pendekatan komunikasi pasca-akuisisi.
Posisi pesaing dan praktik yang serupa
Pasar trading global kini semakin ramai dalam ranah sponsorship olahraga. Beberapa broker sudah menempuh jalur serupa dengan memanfaatkan figur publik. Misalnya, ada broker yang mengangkat Zlatan Ibrahimović sebagai duta merek pada September 2024 setelah sebelumnya bekerja sama dengan tokoh-tokoh olahraga lain. Lainnya mengambil langkah dengan menunjuk nama-nama besar sepak bola sebagai duta global. Contoh lain, FxPro yang sudah menjadi sponsor McLaren sejak 2018 memperbarui kemitraan dan menempatkan mereknya pada helm pembalap pada perpanjangan kerja sama.
Saxo menempatkan kampanye ini sebagai upaya mengkomunikasikan nilai-nilai dan kebiasaan yang dianggap relevan antara pencapaian olahraga elite dan praktik berinvestasi. Bank berharap cerita dan pengalaman para atlet dapat membantu menjelaskan aspek psikologi yang menentukan keputusan investasi, sekaligus memperkuat koneksi merek dengan audiens global yang mencakup nasabah ritel dan investor aktif.
