Sevilla hadapi Monchi untuk pertama kali sebagai rival resmi di LaLiga

Sevilla hadapi Monchi pada laga pekan keempat LaLiga yang dijadwalkan berlangsung di RCDE Stadium, Minggu pukul 21.00. Dengan jendela transfer sudah ditutup dan skuad mulai terdefinisi, pertandingan ini menjadi sorotan karena menyajikan pertemuan resmi pertama antara klub Andalusia itu dan direktur olahraga yang kini berkostum Espanyol.

sevilla hadapi monchi - ilustrasi berita Sevilla hadapi Monchi untuk pertama kali sebagai rival resmi di LaLiga

Keputusan Espanyol menunjuk Monchi diumumkan pada 11 Mei, dan sejak itu peran gaditano itu di tim perico menarik perhatian. Bagi banyak pihak, laga akhir pekan ini membawa unsur emosional dan kompetitif karena kedua tim memiliki target yang sejalan di awal musim.

Sevilla hadapi Monchi: pertemuan resmi pertama

Meski nama Monchi identik dengan Sevilla selama dua dekade, belum pernah ada pertemuan resmi antar kedua pihak sejak ia mengambil posisi manajerial di klub lain. Dalam sejarah kontes resmi, belum pernah terjadi duel yang menempatkan Monchi sebagai lawan langsung Sevilla dengan tiga poin dipertaruhkan; musim ini itu berubah ketika Espanyol menjamu tim asuhan García Plaza.

Satu-satunya pertemuan sebelumnya terjadi dalam laga persahabatan, yakni Trofeo Antonio Puerta tahun 2017 ketika Monchi sudah terikat dengan Roma. Namun pertandingan itu tak berstatus kompetisi resmi. Karena itu, duel di RCDE Stadium menjadi catatan baru dalam jejak karier Monchi terhadap klub yang membesarkannya.

Jejak Monchi di Sevilla

Monchi tidak datang ke Sevilla sebagai figur asing: ia memulai hubungan dengan klub sebagai penjaga gawang, kemudian menjadi delegasi pertandingan, dan akhirnya memimpin struktur olahraga klub. Perannya sebagai direktur olahraga memberi kontribusi besar terhadap rentetan prestasi Sevilla pada abad ke-21, sehingga namanya selalu dipautkan dengan era sukses klub tersebut.

Secara resmi Monchi memimpin direktorat olahraga Sevilla dalam dua periode berbeda. Periode pertama berlangsung dari 2000 hingga 2017, lalu ia kembali pada 2019 dan bertahan sampai 2023 ketika Sevilla meraih gelar yang disebut sebagai Europa League ketujuh. Keberhasilannya di Sevilla membuatnya dianggap arsitek utama di balik banyak pencapaian klub.

Karier Monchi setelah meninggalkan Sevilla

Selepas meninggalkan Sevilla pada 2017, Monchi melanjutkan kariernya di klub lain dengan tanggung jawab serupa. Pada 2017–2019 ia berkecimpung di Roma, lalu kembali ke Sevilla sebelum akhirnya pindah lagi setelah 2023 ke klub Liga Inggris, Aston Villa. Setelah berpisah dari Aston Villa pada 2025, Monchi sempat meninggalkan posisi direktorat olahraga sampai akhirnya diangkat oleh Espanyol.

Walaupun sempat menjabat sebagai presiden klub modest CD San Fernando di kampung halamannya, Monchi tidak sepenuhnya memutus hubungan dengan akar keluarga dan kota kelahirannya. Namun pilihan kembali berkutat pada manajemen olahraga di level elite menandai kembali keterlibatannya di kompetisi papan atas bersama Espanyol.

Implikasi pertandingan dan susunan Espanyol

Laga ini diyakini memiliki bobot lebih dari sekadar tiga poin karena membawa unsur sentimental dan profesional—Monchi kembali berada di sisi yang berlawanan dengan klub yang pernah ia bangun dari dalam. Pada sisi Espanyol, musim ini menjadi kesempatan pertama Monchi menuntaskan perencanaan musim penuh sebagai penanggung jawab area olahraga, dan tim telah merekrut sejumlah nama baru untuk memperkuat skuat.

Espanyol, yang saat ini mengantongi tiga poin, merekrut pemain seperti Calatrava, Drkusic, Unai Núñez, Bryan Zaragoza, Moscardo, Gorosabel, dan Hartman untuk menghadapi kompetisi. Sementara Sevilla, di bawah arahan García Plaza, datang dengan skuad yang telah ditutup pergerakannya di bursa transfer, siap bersaing di liga domestik sejak pekan awal.

Atmosfer dan tontonan yang dinantikan

Ketegangan natural antara kenangan masa lalu dan tuntutan kompetitif saat ini membuat pertandingan ini menarik untuk diikuti. Bagi suporter Sevilla, melihat salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah klub muncul sebagai direktur di klub lawan menimbulkan sentimen dan penasaran tersendiri. Bagi Espanyol, kehadiran Monchi berarti ekspektasi yang lebih besar terkait perencanaan dan target tim.

Dengan pertandingan yang berlangsung di kandang Espanyol dan statusnya sebagai laga resmi pada pekan keempat, baik Sevilla maupun tim tuan rumah diprediksi bermain serius. Selain rivalitas emosional, ada pula kepentingan sporting: masing-masing tim ingin meraih hasil positif untuk menegaskan ambisi mereka di awal musim LaLiga.