Kontingen Pinrang telah mematangkan persiapan untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan tahun 2026 yang berlangsung di wilayah Wajo–Bone. Rencana pelepasan resmi rombongan dijadwalkan pada 5 November 2026.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pinrang menyatakan seluruh elemen kontingen terus berupaya menjaga kondisi fisik dan mental menjelang keberangkatan. Harapan utama adalah tampil maksimal dan menjunjung nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Persiapan menjelang keberangkatan
Sekretaris KONI Kabupaten Pinrang, Munarfa, menegaskan pentingnya persiapan menyeluruh bagi atlet dan ofisial. Ia meminta agar seluruh personel menjaga kesehatan, menjalani pemulihan yang tepat, serta terus meningkatkan fokus latihan agar saat turun di arena pertandingan kondisi tetap prima.
Selain aspek fisik, Munarfa juga mengingatkan soal kesiapan administrasi dan logistik. Menurutnya, koordinasi antar pelatih, manajer, dan panitia kontingen harus berjalan rapi agar pelepasan dan perjalanan menuju lokasi pertandingan tidak tersendat.
Komposisi kontingen Pinrang
Daftar peserta yang dikirimkan menunjukkan jumlah total 318 orang. Rombongan tersebut terdiri dari 139 atlet putra, 102 atlet putri, serta 77 manajer dan ofisial yang akan mendampingi dan mengatur kebutuhan tim selama kompetisi.
Jumlah ini masih mungkin mengalami perubahan kecil menjelang keberangkatan, namun dipastikan tidak akan jauh berbeda dari angka yang telah diumumkan. Keseluruhan personel dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Pinrang di berbagai nomor pertandingan sesuai cabang olahraga masing-masing.
Baca juga: Peminat Wisata Maraton di Indonesia Meningkat, Catatan Golden Rama Tunjukkan Kenaikan 3,7% pada 2026
Ragam cabang olahraga yang diikuti
Kontingen Pinrang terdaftar untuk tampil pada 26 cabang olahraga. Cabang tersebut meliputi anggar, atletik, balap motor, balap sepeda, biliar, bola basket, bola voli (indoor dan pasir), bridge, bulu tangkis, catur, gate ball, kempo, panahan, sepak takraw, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju, pentaque, selam, kurash, e-sport, wushu, barongsai, pencak silat, serta panjat tebing.
Keikutsertaan pada beragam cabang ini menunjukkan upaya pembinaan di daerah yang beragam dan kontinu. Setiap cabang dipersiapkan dengan pola latihan dan strategi pertandingan yang disusun oleh pelatih serta staf pendukung untuk maksimalisasi peluang meraih prestasi.
Fokus non-fisik: mental, disiplin, dan kebersamaan
Di luar kebugaran fisik, faktor mental seperti semangat juang, disiplin, dan kekompakan tim juga menjadi penekanan utama KONI Kabupaten Pinrang. Munarfa mengingatkan agar para atlet menjaga sikap sportif, menghormati lawan, dan mematuhi aturan pertandingan sepanjang pelaksanaan Porprov.
Kepedulian terhadap kesehatan mental dan kedisiplinan menjadi bagian dari pembinaan yang dijalankan, dengan tujuan menciptakan suasana bertanding yang profesional sekaligus penuh tanggung jawab. Menjaga kebersamaan antar atlet dan ofisial juga dipandang penting untuk meminimalkan gangguan saat kompetisi berlangsung.
Harapan dan target
KONI Pinrang menaruh harapan besar agar kontingen dapat mempersembahkan penampilan terbaiknya dan membawa pulang prestasi yang membanggakan. Harapan itu tidak hanya terfokus pada perolehan medali, melainkan juga pada pembuktian hasil pembinaan olahraga daerah, kemampuan atlet, dan budaya kompetisi yang sehat.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, dukungan dari pelatih dan ofisial, serta semangat para atlet, KONI berharap kontingen Kabupaten Pinrang dapat tampil konsisten dan memberikan kontribusi positif di ajang Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026.
