Enzo Maresca menegaskan bahwa Gigio Donnarumma akan tetap menjadi kiper utama Manchester City, meski penggantinya, Geronimo Rulli, tampil gemilang dalam kemenangan laga Carabao Cup melawan Brighton. Rulli menjadi pahlawan setelah melakukan dua penyelamatan penalti di adu penalti yang dimenangkan City 4-3, usai pertandingan berakhir imbang 2-2 di Etihad Stadium.

Pelatih City tidak memberi ruang bagi spekulasi tentang perubahan hierarki kiper, meski Donnarumma terlihat menonton pertandingan dari tribun setelah beberapa kesalahan yang sempat mendapat sorotan. Maresca secara tegas menyatakan rencana untuk mengembalikan Donnarumma ke susunan pemain saat Brighton kembali bertamu pada laga Liga Primer akhir pekan ini.
Posisi Gigio Donnarumma dan pernyataan Maresca
Maresca memuji penampilan Rulli, khususnya kemampuan bermainnya dengan bola ketika menghadapi tekanan agresif lawan. Namun ia menegaskan peran utama Donnarumma tidak bergeser. “Selain penalti, secara keseluruhan dia bagus terutama dalam build-up,” kata Maresca tentang Rulli, merujuk pada kontribusinya membangun serangan dari belakang melawan pressing ketat Brighton.
Pelatih asal Italia itu menambahkan bahwa tim sempat mencoba beberapa cara dalam mengatasi pressing Brighton: “Tidak mudah karena mereka bermain man-to-man dan agresif. Di babak pertama, kami mencoba solusi panjang dengan Floyd [Samba] dan kemudian di babak kedua kami mencoba bermain bola di tanah dengan Phil [Foden].” Maresca menutup pernyataannya dengan tegas: “Dia bekerja dengan baik tetapi Rulli tahu perannya, tidak ada keraguan tentang itu. Sabtu akan Gigio plus 10.”
Aksi kunci Geronimo Rulli di laga
Rulli tidak hanya sukses di adu penalti; ia juga melakukan sejumlah penyelamatan penting selama 90 menit yang membantu City bangkit dua kali setelah sempat tertinggal. Di babak adu penalti, ia menggagalkan eksekusi Yasin Ayari dan Lewis Dunk, menjaga peluang tim untuk melaju. Intervensi itu menjadi penentu setelah Mateo Kovacic sempat gagal menunaikan tugasnya dari titik putih.
Kemenangan lewat penalti membawa City ke babak perempat final yang akan berlangsung di kandang melawan tim divisi lebih rendah. Maresca mengakui bahwa timnya tidak berlatih penalti selama masa tugasnya: “Sejujurnya, sejak saya di sini kami tidak pernah berlatih penalti. Kami sangat senang dengan kelima eksekutor, termasuk Mateo. Selalu terjadi, yang mencetak gol di waktu normal kemudian terkadang gagal di penalti.”
Jalannya pertandingan dan momen penting
Pertandingan di Etihad berjalan penuh drama. Brighton membuka skor melalui Malick Yalcouye, namun City mampu menyamakan lewat Mateo Kovacic. Setelah jeda, Georginio Rutter kembali membawa Brighton unggul. Rulli kemudian melakukan penyelamatan krusial dengan menepis tembakan Rutter ke arah mistar, sementara sang penyerang beberapa kali mengancam dengan peluang yang melenceng tipis.
Masuknya Jeremy Doku memberi dampak positif bagi serangan City, dan sebuah tendangan bebas dari Rayan Cherki yang diarahkan menukik berhasil ditekan sehingga Vitor Reis mengubah arah bola untuk memaksa adu penalti. Empat penendang City—Phil Foden, Enzo Fernández, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki—semuanya berhasil menunaikan tugasnya sebelum Rulli menggagalkan dua tendangan lawan.
Rotasi dan manajemen skuad oleh Maresca
Maresca melakukan sembilan perubahan pada susunan awal, memberi istirahat bagi beberapa pemain senior termasuk Erling Haaland, Ruben Dias, Elliot Anderson, Josko Gvardiol, dan Donnarumma. Keputusan rotasi itu mendapat pembelaan dari pelatih, yang menilai performa pemain yang diturunkan sudah sesuai harapan meski tim membutuhkan adu penalti untuk lolos.
Di pihak Brighton, pelatih mereka juga melakukan sejumlah perubahan besar—mengganti tujuh posisi—dan menilai timnya telah menciptakan peluang yang cukup untuk meraih kemenangan. Sang pelatih tamu menuntut respons dari para pemainnya pada pertemuan liga akhir pekan nanti.
Kemenangan ini menegaskan kedalaman skuad City dan memberi ruang bagi diskusi soal pilihan pemain, khususnya di posisi kiper. Namun dari pernyataan Maresca, jelas bahwa keputusan sudah dibuat: Donnarumma akan kembali menjaga gawang untuk pertandingan Liga Primer melawan Brighton pada akhir pekan, sementara Rulli tetap diakui atas kontribusi pentingnya di laga piala.
